KAJIAN AWAL POTENSI OPOSUM LAYANG (Petaurus breviceps) SEBAGAI RESERVOIR BAKTERI ZOONOTIK DAN RESISTENSI ANTIMIKROBA

Rifka A. N. Safitri, Sarsa A. Nisa, Nurul Inayah, Taufiq P. Nugraha, Agung Suprihadi, Sri Pujiyanto, Anang S. Achmadi, Achirul Nditasari, Sugiyono Saputra
| Abstract views: 194 | PDF views: 208

Abstract

Oposum layang atau sugar glider (Petaurus breviceps) merupakan salah satu satwa endemik Indonesia. Permintaan akan satwa eksotis ini sebagai hewan peliharaan terus meningkat namun informasi terkait potensi zoonosis yang ditimbulkannya masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi dan mengidentifikasi bakteri patogen yang dibawa oleh oposum layang melalui pendekatan culture-dependant method dan untuk mengetahui pola resistensi antibiotiknya. Sampel yang digunakan adalah feses oposum layang (n=21) yang dikoleksi dari fasilitas riset satwa liar di Pusat Penelitian Biologi LIPI, Bogor. Berdasarkan uji presumptif Salmonella pada medium Xylose Lysine Deoxycholate (XLD) agar, sebanyak 6 sampel (29%) dinyatakan positif, sedangkan  uji presumtif untuk Listeria pada Listeria isolation transwab dinyatakan positif untuk semua sampel (100%). Secara total, sebanyak 43 isolat telah berhasil dikoleksi dan dikarakterisasi fenotipiknya terhadap antibiotik dan sembilan isolat (21%) diantaranya menunjukkan adanya resistensi terhadap satu jenis antibiotik atau lebih. Sementara itu, tiga isolat potensial patogen telah diidentifikasi menggunakan gen 16S rRNA yaitu Shigella sonnei (X15), Klebsiella pneumoniae (X21) dan Bacillus flexus (H8). Penelitian lanjutan untuk mengidentifikasi bakteri yang dikoleksi dan mengkonfirmasi patogenisitasnya masih perlu dilakukan namun berdasarkan hasil dari kajian awal ini, kami menguatkan hipotesis bahwa oposum layang berpotensi sebagai reservoir dari bakteri zoonosis sekaligus reservoir dari resistensi antimikroba.

 

Keywords

Oposum layang, zoonosis, resistensi antibiotik, Salmonella, Listeria.

Full Text:

PDF

References

BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam). 2020. Izin Memelihara Satwa Langka. https://indonesia.go.id/layanan/kependudukan/sosial/izin-memelihara-hewan-langka/

Celandroni, F., Salvettii, S., Gueye, SA., Mazzantini, D., Lupetti, A., Senesi, S. et al. 2016. Identification and Pathogenic Potential of Clinical Bacillus and Paenibacillus Isolates. PloS ONE 11(3): e0152831. doi:10.1371/journal.pone.01252831.

Diana, N.K., Saleha, A.A., Azlan, C.M., Bejo, S.K., Zunita, Z. and Fauziah, N., 2016. Oral Microbes of Pet Sugar Gliders And Detection of Salmonella In Their Faeces. Jurnal Veterinar Malaysia, 28(1), 24–25.

EUCAST (European Committee on Antimicrobial Susceptibility Testing). 2020. Breakpoint Tables for Interpretation of MICs and Zone Diameters. Versi 10.0 [Internet]. [diunduh 2020 April 30]. Tersedia pada:http:// www.eucast.org.

Farida, Wartika R., et al. 2016. Manajemen Pemberian Pakan, Reproduksi dan Bonding pada Oposum Layang (Petaurus Breviceps) di Penangkaran." Seminar Nasional XIII Pendidikan Biologi FKIP UNS 2016, Surakarta, Indonesia, October 2016. Sebelas Maret University.

Farida, W.R., Sari, A.P., Inayah, N. dan Nugroho, H.A., 2017. Analisis Kebutuhan Nutrien dan Efisiensi Penggunaan Pakan Bubur Formulasi pada Oposum Layang (Petaurus breviceps Waterhouse, 1839). Jurnal Biologi Indonesia, 13(2), pp. 305–314 doi:10.14203/jbi.v13i2.3405.

Fitriatin, E. dan Manan, A., 2015. Pemeriksaan Viral Nervous Necrosis (VNN) pada Ikan dengan Metode Polymerase Chain Reaction (PCR). Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan,7(1),pp. 2088–2092.

Guo, C., Yang, X., Wu, Y., Yang, H., Han, Y., Yang, R., Hu, L., Cui, Y. and Zhou, D.,2015. MLST-Based Inference of Genetic Diversity and Population Structure of Clinical Klebsiella pneumoniae China. Scientific Reports,5, p. 7612

Hilbert,F., Smulders,F.J.M., Chopra-Dewasthaly,R. and Paulsen, P., 2012. Salmonella in the wildlife-human interface. Food Research International,45(2), pp. 603–608. https://doi.org/10.1016/j.foodres.2011.08.015.

Himedia®. 2011. Technical Data : HiCulture™ Listeria Isolation and transport Swabs, Revision : 1 / 2011. Himedia Laboratories Pvt. Ltd. India.https://doi.org/10.1016/j.burns.2016.01.004

IUCN. 2016. IUCN Red list: Sugar glider ( Petaurus breviceps).https://www.iucnredlist.org/species/16731/21959798/

Liu, C., Pla, C., Hospital, G., Chen, Z., Pla, C. and Hospital, G., 2016. Molecular Pathogenesis of Klebsiella pneumoniae. Future Microbiology, 9, pp. 1071–1081. https://doi.org/10.2217/fmb.14.48

Newire, E.A., Ahmed, S.F., House, B.,Valiente, E. and Pimentel, G., 2013. Detection of new SHV-12 SHV-5 and SHV-2a Variants of Extended Spectrum Beta-Lactamase in Klebsiella pneumoniae in Egypt. Annals of Clinical Microbiology and Antimicrobials,12:16.

Nichols, M. Takacs, N., Ragsdale, J., Levenson, D., Marquez, C., Roache, K. and Tarr, C.L., 2015. Listeria monocytogenes Infection in A Sugar Glider (Petaurus breviceps)- New Mexico, 2011. Zoonoses Public Health, 62(4),pp. 254–257. doi:10.1111/zph.12134.

Niyogi, S.K., 2005. Shigellosis. Journal of Microbiology,43(2), pp. 133–143.

Park, S. H., Ryu, S. and Kang, D.H., 2012. Development of an improved selective and differential medium for isolation of Salmonella spp. Journal of clinical microbiology, 50(10), pp. 3222–3226. https://doi.org/10.1128/JCM.01228-12

Percival, S.L., David, W. and Williams. 2014. Chapter Ten - Salmonella, Editor(s): Steven L. Percival, Marylynn V. Yates, David W. Williams, Rachel M. Chalmers, Nicholas F. Gray, Microbiology of Waterborne Diseases (Second Edition), Academic Press, Pages 209-222, ISBN 9780124158467, https://doi.org/10.1016/B978-0-12-415846-7.00010-X.

Saputra, S., Jordan, D., Mitchell, T., Wong, H., Rebecca J. Abraham, Amanda Kidsley, John Turnidge, Darren J. Trott, Sam Abraham. 2017. Antimicrobial resistance in clinical Escherichia coli isolatd from companion animals in Australia,Veterinary Microbiology, Vol. 211, 43-50,ISSN 0378-1135. https://doi.org/10.1016/j.vetmic.2017.09.014.

Suryanto., Irmayanti. dan Lubis, S., 2007. Karakterisasi dan Uji Kepekaan Antibiotik Beberapa Isolat Staphylococcus aureus dari Sumatera Utara. Majalah Kedokteran Nusantara,40(2), pp. 104–107.

Thompson, C. N., Duy, P. T. and Baker, S., 2015. The Rising Dominance of Shigella sonnei: An Intercontinental Shift in The Etiology of Bacillary Dysentery. PLoS Neglected Tropical Diseases, 9(6), pp. 1–13. https://doi.org/10.1371/journal.pntd.0003708

Tortora, G., Funke, B. and Case, C., 2001. Microbiology: An Introduction7th Edition. USA: Addison Wesley Longman, Inc.

Uçar, A. D., Ergin, Ö. Y., Avci, M., Ari, A., Yildirim, M. and Erkan, N. 2016. Bacillus flexus Outbreak in A Tertiary Burn Center. Burns, 42(4), pp. 948–949.

Wei, H.L., Wang,Y.W., Li, C.C., Tung, S.K. and Chiou, C.S., 2007. Epidemiology and Evolution of Genotype and Antimicrobial Resistence of An Imported Shigella sonnei Clone Circulating in Central Taiwan. Diagnostic Microbiology and Infectious Disease.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.