RETRANSFORMATION AND EXPRESSION OF RECOMBINANT VIRAL PROTEIN OF JEMBRANA JSU AND JTat (JSU AND JTat) IN pGEX SYSTEM [Retransformasi dan Ekspresi Protein Virus Rekombinan JSU dan JTat Penyakit Jembrana dalam Sistem pGex]

Endang T Margawati, Andi Utama, Indriawati Indriawati
| Abstract views: 216 | PDF views: 285

Abstract

Genom virus penyakit Jembrana setidaknya memiliki 3 gen besar yang menyandi protein dan beberapa di antaranya diperlukan untuk replikasi virus. Protein JSU dan JTat diduga dapat menginduksi kekebalan yang protektif pada sapi Bali terhadap penyakit Jembrana sehingga keduanya sangat berpotensi untuk dipakai sebagai vaksin rekombinan. Penelitian ini dirancang untuk meretransformasi protein rekombinan JSU dan JTat ke dalam Escherichia coli menggunakan sistem pGEX. Konstruk JSU dan JTat dalam pGEX dikoleksi plasmidnya dengan metode miniprep dan kemudian diretranformasikan ke dalam E. coli strain BL21 dan DH5a. JSU dan JTat hasil retransformasi diekspresikan pada medium LB untuk skala produksi kecil dengan sistem pGEX. Hasil penelitian ini meminjukkan bahwa kedua JSU dan JTat hasil retransformasi ke dalam E. coli strain BL21 terlihat tumbuh lebih baik pada medium LB jika dibandingkan retransformasi ke dalam E. coli strain DH5a. Hasil retransformasi JSU dan JTat dikarakterisasi dan diidentifikasi dengan Western blotting dan tampak menunjukkan ukuran protein yang benar, yaitu protein rekombinan JSU berukuran 60kDa dan JTat berukuran 36,7kDa. Protein rekombinan JSU muncul dengan pita tunggal dan lebih jelas jika dibandingkan dengan protein JTat. Konsentrasi protein JSU sedikit lebih rendah (1,883 mg ml ) jika dibandingkan dengan JTat (l,981mg ml').Penelitian ini menunjukkan bahwa JSU pGEX masih tersimpan dan diekspresikan dengan baik, sementara JTat mungkin perlu dilakukan perakitan ulang untuk memantapkan ekspresinya.

Keywords

Jembrana, sapi Bali, protein rekombinant, JSU, JTat.

Full Text:

PDF

References

Amershampharmacia biotech. 1997. GST Gene Fusion System.The3'd edition, revision 2. Amershampharmacia biotech.

ACIAR. 2004. Production of a vaccine for the control of Jembrana disease in Indonesia. Review Report. ACIAR Project No. AS 1/2000/029.

Barnett AL, RA Davey and JM Canningham. 2002. Modular organization of the friend murine leukaemia virus envelope protein underlies the mechanism of infections. Proceedings of the National Academic of Science, USA 98 (7), 4113-4118.

Chadwick BJ, RJ Coelen, GE Wilcox, LM Sammels and G Kertayadnya. 1995. Nucleotida sequence analysis of Jembrana disease virus: a new bovine lentivirus associated with an acute disease syndrome. Journal of General Virology. 76,1637-1650.

Chung CT, SL Niemela and RH Miller. 1989. One-step preparation of competent Escherichia coli: transformation and storage of bacterial cells in the same solution. Proceedings of National Academic Science USA 86,2172-2175.

Cota-Gomez A, NC Flores, C Cruz, A Casullo, TY Aw, H Ichikawa, J Schaak, R Scheinmen and SC Flores. 2002. The human immunodeficiency virus-1 Tat protein activates human umbilical vein endothelial cell E-selectin expression via an NF-B-dependent mechanism. Journal of Biology cal Chemistry 211,14390-14399.

Inoue H, H Nojima and H Okayama. 1990. High efficiency transformation of Escherichia coli with plasmids. Gene 96 Issue I, 23-28.

Jang B, Y Jung and D Lim. 2007. Development of simple cell lysis method for recombinant DNA using bacteriophage lamda lysis genes. The Journal of Microbiology 45(6), 593-596.

Kertayadnya G, GE Wilcox, S Soeharsono, N Hartaningsih, RJ Coelen, RD Cook, ME Collin and J Brownlie. 1993. Characteristics of a retrovirus associated with Jembrana disease in Bali cattle. Journal of General Virology 1 A, 1765-1774.

Margawati ET, E Yetti, Indiawati, A Margiawan and A Istiarto. 2004. Produksi protein virus rekombinan untuk produksi vaksin Jembrana. Laporan Teknik. Proyek Penelitian Bioteknologi. T.A. 2004, 70-76.

Margawati ET, Indriawati and M Ridwan. 2006. Production of recombinant protein J-Tat p-GEX derived from different retransformed construct origins. Jurnal Mikrobiologi Indonesia 11(2), 91-94.

Mills AA. 2001. Changing colors in mice: an inducible system that delivers. Genes and Development. 15, 1461-1467.

Ramos CRR, PAE Abreau, ALTO Nascimento and PL Ho. 2004. A high-copy T7 Escherichia coli expression vector for the production of recombinant proteins with a minimal N-terminal His-tagged fusion peptide. Brazil Journal of Medical and Biological Research 37(8), 1103-1109 ISSN 0100-879X.

Singh SM and AK Panda. 2005. Solubilization and refolding of bacterial inclusion body proteins. Journal of Bioscience and Bioengineering 99 (4), 303-310.

Tu Z, G He, KX Li, MJ Chen, J Chang, L Chen, Q Yao, DP Liu, H Ye, J Shi and X Wu. 2005. An improved system for competent cell preparation and high efficiency plasmid transformation using different Escherichia coli strains. Microbial Biotechnology - Electronic Journal of Biotechnology (EJB) 8(1).

Wilcox GE, BJ Chadwick and G Kertayadnya. 1995. Jembrana disease virus: a new bovine lentivirus producing an acute severe clinical disease in Bos Javanicus cattle. Abstract. The 3rd International Congress on Veterinary Virology, Interlaken, Switzerland 4-7 September 1994.

Wu T. 2004. HIV-1 gene expression: lessons from pro virus and non-integrated DNA. Review, http://www, retro viro lo gy.com/containt/1/1/13.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.