HETEROBLASTIC DEVELOPMENT IN SIX SPECIES OF WILD PIPER: Piper baccatum Blume, Piper firmum Blume, Piper majusculum C.DC, Piper miniatum 1 Blume, Piper crocatum Ruiz & Pav. and Piper retrofractum Vahl.

Astuti IP, E Munawaroh, EMD Rahayu, P Aprilianti, Sumanto Sumanto
| Abstract views: 286 | PDF views: 224

Abstract

Heteroblastik pada tanaman adalah adanya bentuk karakter morfologi daun yang sangat berbeda pada fase muda dan fase dewasa,yang terus berlangsung dari fase muda sampai dewasa. Telah dilakukan penelitian tentang perubahan morfologi daun pada tiga jenis sirih (Piper spp.) liar yang tumbuh di kawasan Hutan Konservasi Suaka Margasatwa Maninjau Utara-Selatan, Tanjung Raya,Kabupaten Agam, Provinsi Sumatra Barat dan tiga jenis sirih liar koleksi Pusat Konservasi Tumbuhan-Kebun Raya Bogor-LIPI.Dalam penelitian ini, jumlah individu yang diamati dari setiap jenisnya adalah 5 individu muda dan 5 individu dewasa, dengan masing-masing jenis/spesies 5 kali ulangan; sedangkan jumlah spesimen voucher setiap jenisnya adalah 10 spesimen. Data yang dicatat adalah kondisi habitat (di hutan dan di Kebun raya Bogor); lokasi di mana tumbuhan tersebut ditemukan (tepi sungai, tepi jalan, merambat di batu, pohon atau tempat rambatan lainnya). Data lain yang dicatat adalah ukuran daun (lebar dan panjang ),bentuk daun pada fase muda dan dewasa. Selain itu juga dicatat karakteristik morfologi daun lainnya. Enam jenis sirih liar (Piper baccatum, P. firmum, P. majusculum, P. miniatum, P.porphyrophyllum dan P. retrofractum) dari kawasan hutan konservasi Suakamargasatwa Maninjau Utara-Selatan dan Kebun Raya Bogor, memiliki perubahan morforlogi daun pada fase muda dan fase dewasa yang dikenal dengan sebutan perkembangan heteroblastik.

Keywords

Heteroblastik, morfologi perkembangan daun, sirih, Piper

Full Text:

PDF

References

Arunrat C, P Mokkamul, R Sudmoon and T Tanee. 2006. Ethnobotany of Genus Piper (Piperaceae) in Thailand.

Backer CA and B van den Brink Jr . 1965. Flora of Java Volume I. Groningen NVP Noodhoff. The Netherland. Burns KC. 2005. Plastic heteroblasty in Beach Groundsel (Senecio laulus). New Zealand Journal of Botany 43, 665 – 672.

Burns KC and JW Dawson. 2006. A morphological comparison of leaf heteroblasty between New Caledonia and New Zealand. New Zealand Journal of Botany 44, 387–396.

Gamage HK and L Jesson. 2007. Leaf heteroblasty is not an adaptation shade: seedling and physiological responses to light. New Zealand Journal of Ecology 3, 245–254.

Jaramillo MA and PS Manos. 2001. Phylogeny and patterns of floral diversity in the Genus Piper (Piperaceae). American Journal of Botany 88, 706-716. Kato JM and M Furlan. 2007. Chemistry and evolution of the Piperaceae. Pure Appl. Chem. 79, 529 – 538.

Mabberley DJ. 1997. The Plant – Book. A Portable Dictionary of the Vascular Plant 2nd ed. Cambridge University Press.

Morisset P and C Boutin. 1984. The Biosystematic Importance of Phenotypic Plasticity. In: Plant Biosystematic, 293–306 WF Grant (Ed.). Academic Press, Toronto.

Mundhra A and ND Paria. 2009. Heteroblastic expression in leaf of Phyllanthus uranaria Linn. Researcher 2, 14–16.

Souza LA, IS Moscheta and JHG Oliveira. 2004. Comparative morphology and anatomy of the leaf and stem of Peperomia dahlstedtii C.DC., Ottonia martiana Miq., and Piper diospyrifolium Kunth (Piperaceae). Gayana Bot. 61, 6–17.

Tawan CS, IB Ipor, BA Fashihuddin and H Sam. 2002. A brief account on the wild Piper (Piperaceae) of the Crocker Range, Sabah. Asian Review of Biodiversity and Environmental (ARBEC).


Refbacks

  • There are currently no refbacks.